DASAR-DASAR DATABASE

MySQL banyak digunakan untuk menyimpan data keuangan dan transaksi bisnis. Kemampuan untuk menyimpan database dengan jumlah besar dan tingkat keamanannya yang tinggi merupakan fitur yang sangat menarik dari MySQL. MySQL menggunakan SQL (Structured Query Language) sebagai bahasa pemrograman untuk mengakses data dari server MySQL. Dalam SQL, data tersimpan dalam tabel-tabel yang secara logis merupakan struktru dua dimensi yang terdiri atas baris-baris data (row atau record) yang berada dalam satu atau beberapa kolom (coloumn atau field). Baris pada tabel sering disebut sebagai instance dari data sedangkan kolom sering disebut sebagai attribute atau field. SQL secara fungsional mendukung pencarian data secara otomatis sehingga pengguna dapat segera memperoleh data yan diperlukan. Pengguna tidak perlu tahu bagaimana cara mendapatkan data tersebut atau bagaimana cara data tersebut disimpan. Bahasa query menangani pembacaan data , penggantian data, penambahan dan penghapusan data yang membuat database mudah dibaca oleh pengguna yang tidak terlalu paham dengan bahasa pemrograman. Pada subbagian ini kita akan belajar mengenai dasar-dasar perintah SQL untuk mengelola database MySQL. Bahasa SQL mudah dipelajari karena bahasanya sederhana dan tidak memerlukan semua spesifikasi data. MEMBUAT DATABASE • Untuk membuat database baru menggunakan tool command line MySQL maka digunakan perintah : Create database nama_database; kemudian enter Contoh : create database perpustakaan; • Untuk melihat database yang ada didalam server MySQL maka gunakan perintah: Show databases; kemudian enter • Untuk menghapus database gunakan perintah : Drop database nama_database; kemudian enter; Contoh : drop database perpustakaan; • Tetapi sebelum perintah drop database kita harus mengaktifkan database yang akan dihapus. Setelah aktif baru kita bisa menggunakan perintah drop database tersebut. Adapun perintah yang digunakan untuk mengaktifkan database adalah : Use nama_database; Contoh : use perpustakaan; MEMBUAT TABEL • Untuk membuat tabel baru menggunakan tool command line MySQL digunakan perintah : Create table nama_tabel (field1 tipedata (lebar) not null primary key, field2 tipedata (lebar), field3 tipedata (lebar)); kemudian tekan enter. contoh : create table anggota (nis varchar(4) not null primary key, nama_siswa varchar(20), kelas varchar(6), alamat varchar(40), telp varchar(12)); • Untuk mengetahui struktur sebuah tabel gunakan perintah : Desc nama_tabel; kemudian enter Contoh : desc anggota; • Untuk mengetahui daftar tabel yang ada dalam sebuah database gunakan perintah : Show tables; kemudian enter • Untuk menghapus tabel gunakan perintah : Drop table nama_tabel; kemudian enter MENYISIPKAN DATA Salah satu kegiatan pengelolaan data adalah memasukkan data kedalam tabel. Adapun perintah yang digunakan untuk memasukkan data kedalam sebuah tabel adalah insert into. Sintaks atau aturan penulisan insert into secara lengkap adalah : Insert into nama_tabel (kolom1, kolom 2, kolom3, ….., kolomn) values (data_kolom1, data_kolom2, data_kolom3, ……, data_kolomn); kemudian enter. Atau kita bisa menggunakan perintah : Insert into nama_tabel values (data_kolom1, data_kolom2, data_kolom3, ….., data_kolomn); kemudian enter MENAMPILKAN DATA Data-data yang sudah kita masukkan kedalam tabel dapat kita akses kapanpun data tersebut dibutuhkan. Adapun perintah SQL untuk menampilkan data dari sebuah tabel adalah : Untuk menampilkan semua field dari sebuah tabel kita bisa gunakan perintah : Select * from nama_tabel; kemudian tekan enter Untuk menampilkan sebagian field atau semua field dari sebuah tabel kita bisa menggunakan perintah : Select field_1, field_2, field_3, ….., field_n from nama_tabel; kemudian tekan enter BEKERJA DENGAN CONDITIONAL Untuk menampilkan data dari sebuah tabel yang lebih spesifik maka kita bisa menambahkan klausa where didalam perintah select. Adapun sintaks penulisannya adalah sebagai berikut : Select * from nama_tabel where field_kunci=kata_kunci; kemudian tekan enter MENGURUTKAN DATA Data-data yang ada didalam tabel dapat ditampilkan secara berurutan baik dari kecil kebesar atau sebaliknya dari besar kekecil. Untuk mengurutkan data kita menggunakan kata kunci order by diikuti dengan field kunci pengurutan. Adapun perintah SQL yang digunakan untuk mengurutkan dari kecil kebesar : Select * from nama_tabel order by field_kunci_pengurutan asc; kemudian tekan enter Adapun perintah SQL yang digunakan untuk mengurutkan dari besar kekecil : Select * from nama_tabel order by field_kunci_pengurutan desc; kemudian tekan enter MENGUPDATE DATA Apabila data yang dimasukkan ada yang salah maka kita bisa merubah data tersebut. Perintah yang digunakan untuk memperbaiki data tersebut adalah update. Adapun sintaks penulisannya adalah : Update nama_tabel set field_1=data_field_1, field_2=data_field_2, field_3=data_field_3 where field_primary_key=data_primary_key; kemudian tekan enter MENGHAPUS DATA Apabila data yang ada didalam database sudah tidak digunakan lagi maka kita bisa menghapus data tersebut. Adapun perintah SQL yang digunakan untuk menghapus data adalah delete. Berikut adalah sintaks penulisannya : Delete from nama_tabel where field_primary_key=data_primary_key; kemudian tekan enter MEMODIFIKASI TABEL Anda dapat memodifikasi struktur suatu tabel dengan menggunakan perintah ALTER TABLE. Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk memodifikasi tabel menggunakan ALTER TABLE adalah : • Untuk menambahkan suatu kolom gunakan perintah : ALTER TABLE nama_tabel ADD [column] perintah; Contoh : Untuk menambahkan kolom nomor_hp pada tabel siswa digunakan perintah : ALTER TABLE anggota ADD (nomor_hp varchar(12)); • Untuk menghilangkan suatu kolom gunakan perintah : ALTER TABLE nama_tabel drop nama_kolom; Contoh : ALTER TABLE anggota DROP nomor_hp; • Untuk mengganti nama tabel gunakan perintah : ALTER TABLE nama_tabel RENAME nama_tabel_baru; Contoh : Untuk mengganti nama tabel anggota menjadi member gunakan perintah : ALTER TABLE anggota RENAME member; RELASI ANTAR TABEL Untuk menggabungkan dua tabel atau lebih perintahnya adalah : Select tabel_1.*, tabel2.* from tabel_1,tabel_2 where tabel_1.field_kunci=tabel_2.field_kunci; Contoh : Untuk menghubungkan antara tabel anggota dengan tabel peminjaman gunakan perintah: Select anggota.*, peminjaman.* from anggota,peminjaman where anggota.kd_anggota=peminjaman.kd_anggota;

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Konsep Pemrograman

sistim informasi personalia

cara membuat kasir dg vb6